tugas kuliah

semester tiga ini, ada mata kuliah pilihan, daaaan matkul yang gue pilih ituuuuu, wirausaha. dan minggu ini gue dapet tugas buat bikin esai tentang wirausaha sukses yang jadi favorit masing-masing mahasiswa, dan gue memilih Denia Ponti, tau engga itu siaaapppaaaa?
daaan entah kenapa gue pengen masukin esai itu ke postingan blog gue kali ini, sekalian supaya tau siapakah Denia Ponti itu (background musik horor), maaf ya kalau absurd ehehehehe


                
Nama    :               Priyanka Julianandi
NPM      :               1006757625
KIMIAREG-2010
Sepatu ala Denia Ponti

Saat saya ingin mulai membuat tugas wirausaha favorit ini, sebenarnya saya merasa ragu, karena jujur, saya pada awalnya tidak menyukai “dunia” wirausaha, mungkin menurut saya itu adalah dunia menakutkan dimana kita harus mempertaruhkan sejumlah modal untuk usaha mandiri yang hasilnya akan kita dapat sesuai dengan kemampuan kita berwirausaha. Dan satu-satunya wirausaha sukses yang saya tahu adalah Bob Sadino, tetapi saya memutuskan untuk tidak membahas Beliau, karena saya tidak begitu mengetahui tentang Beliau.
            Mungkin menurut saya, wirausaha favorit menurut versi saya adalah kakak saya, yaitu Wintria Julia Nandy, karena setidaknya beberapa bulan lalu, ia telah membuka sedikit mata saya mengenai “dunia” wirausaha yang ternyata tidak semengkhawatirkan yang saya bayangkan. Wirausaha ternyata dapat mengasyikkan apabila yang kita jalani adalah salah satu dari kesukaan atau hobi kita. Dan kakak saya membuat sebuah butik online yang membuat saya menjadi lebih tertarik kepada dunia wirausaha.
            Oleh karena itu, saya teringat oleh Denia A. Samad, ia adalah wirausaha yang menurut saya sudah sukses di bidang yang ia jalani. Mungkin nama Denia tidak sepopuler Bob Sadino, tetapi apa yang ia lakukan berhasil mencuri perhatian saya. Ia membuka usaha sepatu. Ia men-design sendiri sepatu buatannya, dan itulah yang membuatnya mempunyai ciri dibanding sepatu lain.
            Ia sendiri terlahir dari keluarga yang cukup mampu di daerah Kalimantan , Pontianak. Dengan berbekal ingin meniti karir dan mendapatkan gelar S2 ia pun berangkat ke Jakarta, dan kini ia sedang mengerjakan tesis di jurusan Komunikasi Politik di Universitas Indonesia. Pada awalnya, keisengan dia men-design sepatu karena uang yang ia miliki tidak cukup untuk membeli sepatu hak tinggi yang akan ia gunakan pada suatu ajang pemilihan ratu kecantikan, dan ternyata banyak teman-temannya yang menyukai sepatu buatannya tersebut.
            Berbekal dari hobinya pada dunia fashion, ia pun memutuskan untuk membuka usaha sepatu dengan label , Denia Ponti, yang berasal dari kata Pontianak. Ia ingin mengangkat nama Indonesia di dunia internasional. Mungkin ini juga dikarenakan, pasar Indonesia banyak sekali memasarkan produk buatan Cina. Dapat kita lihat, hampir semua barang (termasuk sepatu) terdapat tulisan made in china. Dan mungkin dengan cara ini, Indonesia dapat dikenal dengan generasi penerusnya yang kreatif dan dapat memajukan perekonomian, juga menyediakan lapangan pekerjaan bagi orang lain, karena Diana Ponti sendiri membutuhkan pekerja-pekerja yang dapat menciptakan design-design unik sepatunya menjadi benda nyata yang layak pakai, dengan harga terjangkau tentunya.
            Ia sendiri kini sudah membuka empat gerai, antara lain : ITC Ambasador, Crown Palace Tebet, dan di Bali, dan segera dibuka di Pejaten Village Mall. Yang juga mengharuskan ia untuk membuat seribu pasang sepatu per bulannya. Bisnisnya pun sudah berbadan hukum, yaitu PT Sekar Panutan. Denia Ponti yang kini makin memperluas penjualan sepatunya ke berbagai daerah, seperti, Bali, sementara di Bandung, Makassar, Surabaya, dan Batam ia sedang merencakan pembukaan butiknya. Koleksi sepatunya pun dapat dilihat di http://www.deniaponti.com
            Oleh karena itu saya memilihnya menjadi wirausaha sukses favorit saya. Selain karena saya menyukai sepatu-sepatu bagus dan menarik penglihatan, juga karena ini dapat memberi insipirasi kepada para generasi muda yang “buta” dengan dunia wirausaha, seperti saya, untuk dapat menekuni dengan serius hobi yang kita miliki, karena tidak ada yang tahu bahwa suatu saat hobi tersebut dapat memberi keuntungan bahkan menghasilkan uang. Dan jangan pernah takut untuk mencoba suatu hal yang baru.
            Apabila, saya ditanya, apabila saya diberi hak untuk meneruskan usaha sepatu Denia Ponti, apa yang akan saya lakukan? Mungkin, untuk saya yang amatiran ini saya akan menjawab, saya akan tetap mejaga ciri khas dari sepatu-sepatu Denia Ponti, agar para pembeli tidak kehilangan suatu ciri khas tersebut, saya pun akan mengajak kerja sama perancang-perancang busana yang sering mengadakan peragaan busana ke luar negeri untuk memakai sepatu buatan Denia Ponti, karena dengan begitu dunia dapat melihat sepatu yang tidak kalah trendy dengan buatan luar negeri, saya pun akan mulai merambah pasar luar negeri untuk memasarkan sepatu tersebut. Setidaknya hal terpenting yang harus dilakukan adalah, tetap menjaga suatu keaslian dari sepatu tersebut, dan tetap mejaga apa yang sebelumnya ada, bukan merubahnya menjadi berbeda.
            Dan semoga usaha sepatu Denia Ponti, dapat menginspirasi wirausaha-wirausaha pemula di luar sana, dapat membuka lapangan  kerja baru, dan sekaligus dapat membantu perekonomian.






selesaiiii, jadi udah tau kan kan siapa itu Denia Ponti? sekian ah, gue sudah dipanggil-panggil sama kasur+guling :D

Komentar

wintrianandy mengatakan…
sepatunya keren2 ya show,,gara2 lo kayaknya gw bakal mesen nieehh,haha
Priyanka Julianandi mengatakan…
ckckck bagi-bagi ya shooow

Postingan populer dari blog ini

HALO AGAIN !

Jobless

my first blog